Kamis, 19 Agustus 2010

TERPENJARA

Aku bagai terpenjara
Dalam sangkar
Tanpa rantai

Keheningan, kesepian
Dan bosanku
Tak terhapuskan
Oleh suara-suara
Yang tak tahu
Itu ada dimana

Ingin aku keluar
Tapi aku punya kewajiban
Yang tak bisa
Tergantikan dengan apapun
Sudahkah ini,
Kan berakhir
Tapi ku ingin ambil hikmah
Dari semua ini


8 Agustus 2007
LuMoetz Az-ZuhRie

LAMUNANKU

Sunyi, sepi
Lamunanku akan hidup ini
Membuat aku melayang
Terbang bersama angan-angan
Yang tak aja ujungnya

Keinginanku semakin membulatkan tekadku
Keinginan tuk menjadi,
Seperti gemuruh angin
Deraikan ombak,
Selalu terselip dalam benakku
Akankah semua itu,
Tergenggam erat
Di jari-jari telapak hidupku

Gunung meletus bersaksi melihatku
Melihat angan-anganku
Mungkin,
angan-anganku
Akan terbawa oleh mahma
Bersama dengan angin topan
Yang menumbangkan pohon-pohon
Menghancurkan gubuk-gubuk
Dan,
Akhirnya terkubur di dalam tanah
Bersama jasad-jasad manusia



LuMoetz Az-ZuhRie

JELAJAH

Jelajah nama
Jelajah hati
Aku bagai orang yang bukan penjelajah

Hanya engkau yang ku jelajah
Hanya nama dan hatimu
Yang selalu mengisi pikiranku

Mengapa kau selalu mengusik hatiku
Menggugah pikiranku
Mengganggu khayalanku

Bahkan,
Aku terlelap dalam khayal
Raga dan jiwamu-



25 November 2006
LuMoetz Az-ZuhRie


PENDERITAAN

Kehidupanku
Adalah milikmu

Langkah-langkahku tak terarah
Tersesatkah aku,
Mungkin juga aku
Kan tenggelam dalam kenistaan

Terjerumus dalam lembah kemaksiatan
Bernafas dengan penderitaan
Bahkan,
Mungkin aku kan dibunuh
Oleh kemaksiatan
Dan akhirnya mati
Oleh penderitaan
Yang tak kunjung sirna


26 Juli 2006
LuMoetz Az-ZuhRie

PERJALANAN

Ludah, lidah
Lidah, ludah
Cuuuiiih …..

Aku hanya sendiri
Bersama cemoohan
Mulut-mulut kemaksiatan
Yang tak henti-henti
Menggumbar dengki
Pertengkaran

Mereka tak sudih melirikku
Apalagi menuntunku
Aku berjalan
Dan terus berjalan
Bersama lalat-lalat kesendirian
Yang tak tahu arah tujuan


23 Juli 2006
LuMoetz Az-ZuhRie

Kamis, 12 Agustus 2010

TERKURUNG

Aku terjebak dalam lubang-lubang kemaksiatan
Akankah aku bisa menghirup udara keberkahan
Ataukah aku akan mati,
Bersama kemaksiatan-kemaksiatan
Dan tetap terperangkap

Sulit dan susah
Bahkan sampai bertaruhkan nyawa
Akankah tuhan tetap memaafkanku
Dan menolongku
Untuk mendapat secercah keberkatan



3 Juni 2006
LuMoetz Az-ZuhRie

Kamis, 08 Juli 2010

Keluhan Hati

Surabaya, 8 Juli 2010
(cobaan pengerjaan ppt PIMNAS)


Air mata ini rasanya da mau tumpa….. ingin ku menjerit, menarik-narik rambutku, dan terisak-terisak dengan tangisan penuh air mata. Aku sudah tak tahan lagi…. Rasanya kepalaku da mau pecah. Pikiran sangat runyam, tak bisa konsentrasi dan dan … entahlah.. !!! ya.. kosa kata “SUMPEK” sedang menjadi virus yang meradang pada diriku.. taka da yang bisa membuatku terhibur maupun menghibur diriku. Dimana aku harus menumpahkan kepenatan ini, dimana dan kepada siapa??? Selain pada TUhanku yang menciptakan aku ke bumi ini.

Beban, beban ini… stress dan stress yang ku alami saat ini. Tak ada tempat untuk bersandar mengeluarkan air mata ini. Tuhan…. Kenapa pikiran ini taka da jernih-jernih ketambah dengan interaksi yang sangat menyebalkan dan menjengkelkan, tak ku dapatkan respon yang baik, semakin runyam pikiranku dan semakin ku ingin menangis…

Di saat pikiran dan tenaga harus banyak dikeluarkan taka da dukungan dan semangat. Dimana aku harus meringankan dan menghilangkan air mata ini, dimana aku harus berbagi duka ini… apakah Cuma ada tempat berbagi kebahagiaan atau kesenengan saja. Di saat seperti ini aku butuh banget perhatian, kenapa tak ada, taka da yang memberikan sedikit senyuman yang mengena di hatiku.

Kalau bisa diurai dan dirinci apa aja yang kupikirkan, seperti ngularin menjelaskan itu semua … amat susah.. karena sudah keduluan dengan runyem di kepala, bikin kerjaan nggak kelar-kelar. Masalah kuliah, keluarga, dan banyaklah termasuk masalah dengan pasangan ini bikin nambah-nambahi pusing di kepala bikin… nambah stress,,!!!! Hhhuuuft…………..
Dukungan dan semangat, bahkan perhatian tentang sumpek yang kualami nggak ada, respon nggak enak truss bikin semakin SUMPEK!!!!! Ugghhhh,,,,,
Semakin inginku menangis…. … … …

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites