Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Juni 2011

MARAH


Bilang kalau nggak bisa
Tidak usa atas nama cinta
Atau demi sayang yang ada


Tak perlu kau menawarkan sebelumnya,
Jika akhirnya ... kau eluh-eluhkan
Seperti ini-
Kau pikirkan dirimu sendiri

Tak perlu lagi kau tawarkan barangmu itu
Rasanya aku sudah tak butuh
Dan, tak akan aku membawanya lagi

Cukup kali ini
Hatiku bingar merah membarah
Tak tahan aku dengan keegoisanmu itu
Dan tak akan ku bilang mana alat kendalinya . . .

Kamis, 02 Juni 2011

Berubah

Keindahan
Tak terpancar lagi dari raut wajahmu

Kenapa kau
Tak kasihi aku lagi,
Kau lupakan aku untuk yang lain
Yang lebih indah menurutmu-
Tapi,
Sama sekali tak indah untukku
Hanya kesakitan di hati

Kau lupakan senyum termanisku
Kau, memilih senyum yang lain
Dan hati yang lain

Satu kata untukmu
“Berubah”
Dan hancurkan rasa kita-

Senin, 30 Mei 2011

Angan yang Terpatri

Tirai malam yang menutup kesendirianku
Menanti dan bermimpi
Dalam senuah angan-angan mimpi

Hanya menunggu sebuah angan-angan Tanpa menggerakkan kaki
Dan tubuh ini
Untuk melangkah meraih sebuah angan
Walau hanya dalam sekejap malam
Dalam sebuah bunga tidur

Rabu, 25 Mei 2011

Diam daLam Asa

Ketika suara sedang terdiam dalam asa
Penglihatan pun kian kabur
Tak ada kejelasan dari sebuah garis penglihatan
Hanya yang terlihat warna hitam 

Cukup sekilas ku belalakkan mata ini
Tanpa ada cahaya yang menyertainya
Hanya gelap tanpa asa
Asa yang terkubur dalam kegelapan

Terdiam
Dan membisu
Dalam kegelapan asa
Tanpa ada daya dan tenaga

Duhai Dewiku


Aku selalu ikuti semua cerita tentangmu, hari-harimu
Kau… jadi inspirasiku, semangat hidupku di kala ku sedih
Di kala ku senang,
Di saat sendiri dan kesepian kau bintang di hatiku
Apapun yang kau lakukan baik dan buruk bagiku tetap indah
Tak satupun alas an untuk melupakanmu meninggalkanmu

Aku selalu berdiri mendukungmu di kala engkau terbang
Di kala engkau jatuh
Sampai mati ku tetap setia

Aku selalu berdiri di belakangmu
Di kala engkau dipuja
Di kala engakau di hina
Sampai mati ku kan tetap membela

Kau tetap bintangku
Kaulah superstarku

Minggu, 22 Mei 2011

Gemuruh Beni CINTA


Ketika hati tak bisa dimengerti
Jiwa terhimpit perasaan
Denyut nadi seakan berhenti
Pikiran seakan tidak berfungsi
Hanya kegelisahan hati
Yang menyelimuti


Sebuah pilihan
Yang sulit dimengerti
Tapi sanubari hati
Patut dituruti
Karena,
Suara hati adalah yang terbenar

Dan kuturuti
Suara-suara cinta itu
Ketulusan
Dan kepercayaan
Akan kupegang darinya
Untuk melangkah……
Meraih cita-cita
Dan keberkahan
Fid Dunya Wal-akhiRoh


Saat ini,
Matahari, bulan, bintang, laut
Dan segala ciptaan Sang Kholiq
Tersenyum pada kita
Dan memohonkan Do'a
Pada Sang Pengatur jiwa raga ini


Semoga
Kita tetap bersama
Untuk selamanya
Bersama……
Keberkahan,
Dan
Cinta kasih……
Aamiin.....

Mak Te’h


Hembusan angin malam,
Deraian Ombak laut,
Dan derasnya langit mengeluarkan air hujan
Mendera ragaku, jiwaku, dan langkahku...

Tetap ku berdiri sendiri
Dan sendiri....
Di atas kakiku yang sudah setua ini,
Meniti hidup dengan kepasrahan
Dan tetap mencoba selalu bertahan
Melawan ombak nasib kemiskinan ...

Tapi, aku masih seperti ini...
Dan seperti ini...
Di usiaku yang sudah setua ini
Tak bisa kumenikmati hari tuaku
Tanpa kasih sayang dan perhatian
Dari buah hati yang pernah kulahirkan..
Aku hanya hidup sendiri
Melawan arus yang menerpaku
Demi sesuap nasi...

Kamis, 19 Agustus 2010

TERPENJARA

Aku bagai terpenjara
Dalam sangkar
Tanpa rantai

Keheningan, kesepian
Dan bosanku
Tak terhapuskan
Oleh suara-suara
Yang tak tahu
Itu ada dimana

Ingin aku keluar
Tapi aku punya kewajiban
Yang tak bisa
Tergantikan dengan apapun
Sudahkah ini,
Kan berakhir
Tapi ku ingin ambil hikmah
Dari semua ini


8 Agustus 2007
LuMoetz Az-ZuhRie

LAMUNANKU

Sunyi, sepi
Lamunanku akan hidup ini
Membuat aku melayang
Terbang bersama angan-angan
Yang tak aja ujungnya

Keinginanku semakin membulatkan tekadku
Keinginan tuk menjadi,
Seperti gemuruh angin
Deraikan ombak,
Selalu terselip dalam benakku
Akankah semua itu,
Tergenggam erat
Di jari-jari telapak hidupku

Gunung meletus bersaksi melihatku
Melihat angan-anganku
Mungkin,
angan-anganku
Akan terbawa oleh mahma
Bersama dengan angin topan
Yang menumbangkan pohon-pohon
Menghancurkan gubuk-gubuk
Dan,
Akhirnya terkubur di dalam tanah
Bersama jasad-jasad manusia



LuMoetz Az-ZuhRie

JELAJAH

Jelajah nama
Jelajah hati
Aku bagai orang yang bukan penjelajah

Hanya engkau yang ku jelajah
Hanya nama dan hatimu
Yang selalu mengisi pikiranku

Mengapa kau selalu mengusik hatiku
Menggugah pikiranku
Mengganggu khayalanku

Bahkan,
Aku terlelap dalam khayal
Raga dan jiwamu-



25 November 2006
LuMoetz Az-ZuhRie


PENDERITAAN

Kehidupanku
Adalah milikmu

Langkah-langkahku tak terarah
Tersesatkah aku,
Mungkin juga aku
Kan tenggelam dalam kenistaan

Terjerumus dalam lembah kemaksiatan
Bernafas dengan penderitaan
Bahkan,
Mungkin aku kan dibunuh
Oleh kemaksiatan
Dan akhirnya mati
Oleh penderitaan
Yang tak kunjung sirna


26 Juli 2006
LuMoetz Az-ZuhRie

PERJALANAN

Ludah, lidah
Lidah, ludah
Cuuuiiih …..

Aku hanya sendiri
Bersama cemoohan
Mulut-mulut kemaksiatan
Yang tak henti-henti
Menggumbar dengki
Pertengkaran

Mereka tak sudih melirikku
Apalagi menuntunku
Aku berjalan
Dan terus berjalan
Bersama lalat-lalat kesendirian
Yang tak tahu arah tujuan


23 Juli 2006
LuMoetz Az-ZuhRie

Kamis, 12 Agustus 2010

TERKURUNG

Aku terjebak dalam lubang-lubang kemaksiatan
Akankah aku bisa menghirup udara keberkahan
Ataukah aku akan mati,
Bersama kemaksiatan-kemaksiatan
Dan tetap terperangkap

Sulit dan susah
Bahkan sampai bertaruhkan nyawa
Akankah tuhan tetap memaafkanku
Dan menolongku
Untuk mendapat secercah keberkatan



3 Juni 2006
LuMoetz Az-ZuhRie

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites